Senin, 29 Oktober 2012

Cara Mengatasi Internet Lambat Indonesia

Posted by David Nugroho at 01.05
Internet di Indonesia bisa dikatakan adalah salah satu yang terlambat koneksinya di asia pasifik. Bahkan ada yang menyebutkan kecepatan internet Indonesia merupakan yang terlambat di kawasan asia. Bisa dikatakan rata – rata koneksi internet di Indonesia belum juga menunjukkan perbaikan. Tentu saja hal ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Apalagi dengan tuntutan jaman modern dimana semakin dibutuhkannya dan semakin pentingnya internet nya di era modern ini. Apalagi tahun 2013 sudah siap didepan mata. Tentunya persaingan juga akan semakin ketat. Lalu bagaimana sih cara mengatasi internet lambat di Indonesia ? 

Executive Director Indonesian ICT Partnership Association (ICT Watch), Donny BU pada sebuah diskusi online yang diadakan pada senin 29 – 10 – 2012 mengatakan bahwa memang hal ini cukup meresahkan. Apalagi perbaikan rata – rata koneksi internet Indonesia belum menunjukkan perbaikan. 

Lalu seperti apa sih lambatnya internet di Indonesia ? menurut perusahaan internet content delivery Akamai, Indonesia masih cukup banyak pengguna yang masih mempunyai kecepatan internet yang sangat lambat. Bahkan 13,8 persen pengguna internet di Indonesia masih mempunyai kecepatan maksimal 256 kbps. Hal ini cukup menyedihkan jika kita membandingkan dengan Negara tetangga kita. Vietnam saja hanya tinggal 7,4 persen yang mempunyai kecepatan maksimal 256 kbps. Malaysia sudah tinggal 1 persen, apalagi singapura yang hanya tinggal 0,2 persen. Bisa dikatakan hal ini cukup memprihatinkan. Bayangkan saja, dengan kecepatan seperti itu, seandainya pengguna internet Indonesia yang mempunyai kecepatan maksimal 256 kbps ingin mencari bagaimana sih gambar new yamaha vixion yang dicari banyak orang saat ini, niscaya pengguna tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat melihat gambar tersebut. Sungguh sangat menyebalkan dan membosankan bukan ?

Praktisi teknologi informasi dan Chairman Board of Advisory ICT Watch, Onno W Purbo mengatakan bahwa memang benar bahwa kecepatan puncak internet Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Namun kecepatan rata – rata internet di Indonesia justru menunjukkan kebalikannya yaitu tren nya malah menurun. Hal ini berarti sebenarnya memperlihatkan bahwa semakin banyak nya pengguna internet di Indonesia. Namun di lain pihak perkembangan infrastruktur termasuk lambat dan seakan hanya mengandalkan seluler. Sehingga misalnya ada iklan yang mengatakan kalau kecepatan internet nya 7,5 Mbps , namun efektif pengguna internet tersebut hanya mendapat 750 kbps.

Memang benar bahwa dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat, semakin banyak provider yang menyediakan kecepatan internet yang tinggi. Hal ini dikarenakan sebenarnya demand pasar Indonesia termasuk tinggi pada kecepatan internet yang tinggi yang masuk kategori internet broadband yaitu internet yang mempunyai koneksi diatas 4Mbps. Hal ini ditunjukkan dengan semakin menjamurnya para pengguna dan peminat game online di Indonesia seperti gemscool. Tentu kita sudah tahu bahwa untuk memainkan game online tentu membutuhkan kecepatan internet yang tinggi supaya dapat memainkannya dengan nyaman. Namun kembali lagi dikarenakan lambatnya perkembangan infrastruktur yang lambat dan regulasi yang belum begitu menunjang membuat perkembangan layanan internet berkecepatan tinggi cukup lambat di Indonesia.

Praktisi teknologi informasi dan Chairman Board of Advisory ICT Watch, Onno W Purbo berpendapat bahwa cara untuk mengatasi internet lambat di Indonesia memang tidak sederhana. Namun untuk memulainya bisa dimulai dari regulator. Onno W Purbo berpendapat perlunya diterbitkannya izin untuk memberikan akses broadband alternative yang memiliki harga yang terjangkau dan murah seperti wi-fi, mesh dan lainnya. Dengan permulaan ini diharapkan Indonesia dapat berkembang didalam dunia internet dan dapat berkembang rata - rata kecepatan internet nya. Maju terus dunia internet Indonesia.

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright © 2011 MikMbong | Design by Kenga Ads-template